LOMBOK TIMUR

60 Saksi telah Dipriksa di Kasus Chromebook: Potensi ada Tambahan Tersangka

×

60 Saksi telah Dipriksa di Kasus Chromebook: Potensi ada Tambahan Tersangka

Share this article

LOMBOK TIMUR | FMI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur terus mendalami kasus tindak pidana korupsi alat Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) atau Chromebook pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) setempat tahun 2022.

Kejari Lombok Timur telah memeriksa sebanyak 60 saksi untuk dimintai keterangan. Bahkan setelah penetapan enam orang tersangka, Kejari terus melakukan pemeriksaan saksi-saksi, termasuk terhadap mantan Bupati Lotim.

“Memang kemarin ada beberapa orang yang diundang untuk dimintai keterangan sebagai saksi, mereka memberikan keterangan, yang mana saksi-saksi diundang itu untuk mendukung keterangan atas perkara yang sebelumnya sudah ada penetapan tersangka,” ujar Kasi Intel Kejari Lotim, Ugik Nurmantyo, Senin 1 Desember 2025.

Disinggung terkait dengan potensi penambahan tersangka, Kasi Intel dengan tegas mengatakan mungkin bisa dan mungkin tidak, tergantung dari alat buktinya sudah memenuhi syarat atau tidak.

“Ditunggu aja ya. Sementara ini tersangka baru enam orang,” imbuhnya.

Sedangkan terkait pengembalian dana dari para tersangka, Kasi Intel hingga saat ini belum mengetahui. “Belum dipastikan, nanti kalau sudah ada kepastian, nanti saya kasih informasinya,” ujarnya.

Untuk diketahui, Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Timur telah menetapkan enam orang tersangka dalam kasus korupsi pengadaan peralatan TIK sejumlah 4.320 unit komputer merek Axioo, Advan dan Acer senilai Rp32,4 Miliar.

Anggaran Chromebook bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2022 yang dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan 282 Sekolah Dasar (SD) di 21 kecamatan di Lombok Timur.

Kemudian berdasarkan Laporan Hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara oleh Kantor Akuntan Publik A.F Rahman & Soetjipto WS, kerugian ditaksir mencapai Rp9.273.011.077.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *