MATARAM

Bikin Bangga! Adrian Haikal Juara Olimpade Apeiron 2 tingkat NTB Katagori Bahasa Inggris

×

Bikin Bangga! Adrian Haikal Juara Olimpade Apeiron 2 tingkat NTB Katagori Bahasa Inggris

Share this article

MATARAM | FMI – Olimpiade Apeiron 2 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang digelar pada 15 November 2025 kembali menjadi arena persaingan sengit para pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pada mata pelajaran Bahasa Inggris Level D, kompetisi ini mempertemukan peserta dari sekolah-sekolah favorit di Mataram hingga sekolah Nasional tiga Bahasa. Namun hasil akhirnya menciptakan kejutan besar.

Lalu Adrian Haikal Apni, siswa kelas 7 SMPN 1 Selong dari Kabupaten Lombok Timur, justru muncul sebagai juara mengungguli seluruh peserta yang lebih senior. Dalam pengumuman resmi pada 22 November, Adrian ditetapkan sebagai juara pertama dengan nilai 92 dan waktu tercepat 03.05 menit.

Ini sebuah capaian yang menjadikannya peraih skor terbaik sekaligus pencetak waktu penyelesaian paling cepat di seluruh kategori Bahasa Inggris Level D. Catatan waktu Adrian bahkan tidak dapat dikejar oleh peserta kelas 8 dan 9 dari sekolah-sekolah besar di Kota Mataram, sehingg menjadikannya simbol kuat kebangkitan prestasi pelajar Lombok Timur.

Di antara peserta lain, perbedaan performa Adrian terlihat sangat mencolok. Tiga pesaing terdekat di bawahnya membutuhkan waktu jauh lebih lama. Seperti M. Altaf Adaby Ritonga Van Baal dari SMPN 2 Mataram mengumpulkan nilai 88 dengan waktu 04.57 menit. Kemudiam disusul Dimas Rizky Andrean dari SMPN 15 Mataram mengumpulkan nilai 88 namun dengan waktu 22.16 menit. Peringkat berikutnya ditempati Nadine Letisya Situngkir dari SMPK Kesuma Mataram dengan nilai 84 dan waktu 05.46 menit.

Berikut daftar 13 juara Bahasa Inggris Level D olimpiade Apeiron 2 tahun 2025:

Medali Emas

1. L. Adrian Haikal Apni – SMPN 1 Selong (Lombok Timur) – 92 – 03.05

2. M. Altaf Adaby Ritonga Van Baal – SMPN 2 Mataram – 88 – 04.57

3. Dimas Rizky Andrean – SMPN 15 Mataram – 88 – 22.16

Medali Perak

4. Nadine Letisya Situngkir – SMPK Kesuma Mataram – 84 – 05.46

5. BQ. Siti Huzaifatul Husna – MTs Mu’allimat NWDI Pancor (Lombok Timur) – 84 – 07.50

6. Aqila Shafira – SMP IT Yarsi Mataram – 80 – 02.01

7. Kanaya Aliyah Ardhani – MTsN 1 Mataram – 80 – 05.36

8. Yumna Dzakiyyatul Marzuki – MTs Mu’allimat NW Pancor (Lombok Timur) – 80 – 06.07

Medali Perunggu

9. Shawn Christopher Raharjo – SMPK Kesuma Mataram – 76 – 03.24

10. Zelya Khadijah Hifzurrohman – MTsN 1 Mataram – 76 – 05.49

11. Leonardo Hugo Alvaro – SMP Nasional 3 Bahasa Budi Luhur – 76 – 09.21

12. Nabila Azzahra Maolina – MTs Mu’allimat NW Pancor (Lombok Timur) – 72 – 07.44

13. Zanetta Wahidatunnisa Virgianti – MTsN 1 Mataram – 72 – 09.02

Dari daftar ini terlihat jelas bahwa sebagian besar juara berasal dari sekolah-sekolah besar di Kota Mataram. Namun justru Lombok Timur, melalui SMPN 1 Selong dan MTs Mu’allimat Pancor, mampu menempatkan wakilnya secara kuat dan Adrian menjadi puncak di antara semuanya.

Keberhasilan ini mendapat respons haru dari ibunda Adrian, Yeni Purwanti, yang selalu hadir mendampingi putranya di setiap perlombaan. “Adrian selalu fokus dan punya kebiasaan lima menit hening sebelum lomba. Ia bilang itu cara menenangkan diri. Saya hanya bisa mendoakan dari belakang. Dan hari itu dia benar-benar menunjukkan kemampuannya,” tuturnya.

Yeni menambahkan bahwa Adrian tidak pernah gentar menghadapi peserta dari sekolah-sekolah besar. “Saya selalu bilang, sekolah bukan ukuran kemenangan. Ternyata benar, Adrian membuktikan bahwa anak Lombok Timur pun bisa berdiri paling atas,” ujarnya

Prestasi Adrian Haikal menegaskan bahwa olimpiade tidak mengenal batasan wilayah, usia, atau status sekolah. Dedikasi, konsistensi, kemampuan membaca cepat, serta keberanian menghadapi tekanan justru menjadi faktor penentu. Keberhasilan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pelajar Lombok Timur mampu bersaing dan bahkan menaklukkan dominasi sekolah-sekolah elit dari Kota Mataram.

Dengan kemenangan ini, Adrian bukan hanya meraih medali emas; ia telah menjadi simbol baru kebangkitan prestasi akademik Lombok Timur dan inspirasi bagi adik-adik kelas 7 yang ingin mengikuti jejaknya dalam kompetisi tingkat provinsi maupun nasional.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *