LOMBOK BARAT

Memakan Korban, Event Tulak Tipak Narmada Disorot Minim Fasilitas

×

Memakan Korban, Event Tulak Tipak Narmada Disorot Minim Fasilitas

Share this article

LOMBOK BARAT | FMI – Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menggelar event “Tulak Tipak Narmada”. Program yang digagas untuk kembali meramaikan dan menghidupkan suasana objek wisata Taman Narmada dinilai tidak dibarengi dengan fasilitas yang memadai.

Demikian diungkapkan Bupati LIRA kabupaten Lombok Barat, Erwin S. Atmajaya kepada wartawan media ini, melalui keterangan tertulis, Kamis 18 Desember 2025.

Erwin yang merupakan salah satu orang tua dari siswa SMP 1 Lembar yang ikut dalam acara tersebut menguraikan, bahwa program ini sebetulnya bagus untuk para siswa, disamping mengenalkan situs sejarah pada siswa juga sebagai partisipasi untuk mendukung event tersebut agar wisata taman narmada kembali ramai pengunjung baik dari pengunjung lokal maupun wisatawan asing.

Namun yang perlu diperhatikan, kata dia, adalah kesiapan pemerintah dalam menjalankan suatu event, contoh fasilitas kesehatan seperti P3K dan ambulance. “Hal itu adalah fasilitas standar pada setiap event guna mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, jadi jangan hanya mengejar suksesnya acara namun juga perlu memperhatikan sarana dan prasarana,” tukasnya.

Berbicara kejadian kemarin, kata dia, ini menyangkut keselamatan (safety) dan nyawa seseorang, apalagi ini anak didik dari siswa SMP 5 Lembar yang terkena musibah, bagaimana perasaan orang tua atau wali yang bersangkutan. “Lalu siapa yang akan bertanggung jawab?,” imbuhnya.

Erwin juga menambahkan, kedepan hal ini harus menjadi pelajaran yang berharga, semua ini tidak terlepas dari peran aktif guru pendamping juga yang menyertai anak-anak siswa tersebut.

“Sebelum renang ya dijelaskan dahulu kondisi kolam mana yang dangkal dan mana yang masuk kategori dalam mengingat siswa ini kan masih kategori anak- anak yang masih perlu bimbingan dan pengawasan, beda halnya dengan orang dewasa,” tuturnya

Lebih lanjut, ia juga megaskan bahwa, karena fasilitas yang tidak memadai, akibat program Event yang digagas bupati tersebut kini ibarat menumbalkan seorang siswa yang tidak bersalah.

Sementara itu, Pengamat Kebijakan publik Khairy Juanda menjelaskan bahwa, program atau kegiatan “Tulak Tipak Narmada” tidak tepat digagas oleh Bupati, karena tempat wisata di lombok barat bukan hanya narmada saja.

“Ini kurang tepat menurut saya, karena tempat atau tujuan wisata di lombok barat tidak hanya narmada,” terangnya.

Lebih lagi, Khairy Juanda juga menyoroti adanya intruksi agar berwisata ke narmada dan fasilitas belum memadai.

“Menjelang libur sekolah, siswa ribuan orang yang akan datang, terus fasilitas belum memadai, dan akhirnya ada korban meninggal dunia,” tutupnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *