LOMBOK TIMUR | FMI – Gas LPG 3 kilogram atau gas melon mengalami kelangkan di semua kecamatan di Kabupaten Lombok Timur, termasuk di wilayah Jerowaru.
Untuk antisipasi kelangkaan ini, Pemda Lombok Timur menggelar operasi pasar, di depan halaman kantor Desa Jerowaru, dengan menggandeng agen di wilayah tersebut.
Pantauan wartawan fokusmediaindonesia, Rabu 8 April 2026, ratusan warga Desa Jerowaru, kecamatan Jerowaru terpaksa mengantre berjam-jam demi mendapatkan gas bersubsidi untuk kebutuhan memasak.
Informasi yang diterima media ini, dua agen LPG di wilayah tersebut menyediakan 400 tabung gas, masing-masing agen sediakan 200 tabung. Pertabung gas dihargakan sesuai Harga Eceran Tertinggi Rp18 ribu.
Persyaratan untuk mendapatkan tabung gas ini, warga diwajibkan membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK), dengan konsep siapa cepat dia dapat.
Salwiyah (54), Warga Jerowaru rela mengantri dan berdesak-desakan demi mendapatkan gas melon untuk kebutuhan memasak. “Demi kebutuhan memasak, saya terpaksa ngantri demi mendapatkan gas LPG, bahkan saya lebih dulu datang dari truk pengangkut Gas,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, warga masih mengantri demi mendapatkan gas melon.***













