LOMBOK TIMUR

80 Persen LPG Impor dari AS, Wabup Lotim: Itu Sebab Suplai Tersendat

×

80 Persen LPG Impor dari AS, Wabup Lotim: Itu Sebab Suplai Tersendat

Share this article

LOMBOK TIMUR | FMI – Fenomena keramaian di kalangan ibu rumah tangga akibat isu kelangkaan gas elpiji 3 kilogram atau gas melon menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menyebut literasi media sosial yang belum dibarengi ketenangan dalam berbelanja menjadi faktor utama penyebab gangguan suplai di Lombok Timur.

Ia menyayangkan perilaku panic buying yang dipicu informasi masif di media sosial. “Kondisi pasokan yang menipis menjadi makin sulit karena kepanikan pembeli,” ujarnya saat menghadiri Milad ke-4 LPS Sirzam Pancor, Sabtu (11/4/2026).

Saat ini, kata dia, pemerintah fokus pada percepatan distribusi setelah pasokan gas tambahan tiba melalui Pelabuhan Lembar.

Wabup menjelaskan, ketergantungan nasional terhadap impor elpiji sebesar 80 persen dari Amerika Serikat berimbas pada tersendatnya suplai lokal. Kondisi itu diperburuk lonjakan konsumsi saat Ramadan dan Idulfitri.

Ia juga mengimbau masyarakat membiasakan pola hidup hemat energi dalam kehidupan sehari-hari. Mengingat pengawasan subsidi listrik, elpiji, dan BBM semakin ketat, kesadaran untuk tidak boros menjadi kunci utama agar stabilitas ekonomi rumah tangga dan daerah tetap terjaga di tengah keterbatasan pasokan.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *