LOMBOK TIMUR | FMI – Jumawardi resmi memimpin Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia Kabupaten Lombok Timur. Ia menerima Surat Keputusan dari DPP PSI melalui DPW PSI Provinsi Nusa Tenggara Barat pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Jumawardi yang akrab disapa Gatuk merupakan putra daerah asal Desa Wakan, Kecamatan Jerowaru. Ia berlatar belakang pengusaha sekaligus petani tembakau. Ia aktif dalam budidaya dan usaha tembakau serta menjabat Direktur CV. Ghattuk WD, Tbk.
Saat ini ia menjadi mitra petani di kawasan selatan Lombok Timur. Ia membeli sebagian besar produksi tembakau petani dengan harga stabil. “Saya tidak hanya mengembangkan ekonomi sendiri, tetapi juga membantu kesejahteraan para petani di sekitarnya,” ujarnya.
Sebelum memimpin PSI, Gatuk WD pernah menjabat Ketua Karang Taruna Kecamatan Jerowaru. Pengalaman itu membuatnya dekat dengan pemuda, pemerintah daerah, dan masyarakat, terutama petani yang menjadi basis utama penduduk Lombok Timur.
Gatuk WD bertekad membesarkan PSI dengan pendekatan merakyat. “Saya akan bekerja membesarkan partai ini sesuai latar belakang saya sebagai petani dan pengusaha, karena basis pemilih di Lombok Timur adalah petani,” tegasnya.
Partai berlambang Gajah Duduk tersebut kini menargetkan satu kursi di setiap daerah pemilihan pada Pemilu 2029. “Kami dari keluarga besar PSI siap memberdayakan seluruh pemuda Lombok Timur, tanpa harus memandang dari mana asalnya,” kata Gatuk WD.
Fokus utamanya adalah pemberdayaan pemuda. Berdasarkan data Juni 2025, jumlah penduduk Lombok Timur mencapai sekitar 1,4 juta jiwa dengan kelompok usia 15-24 tahun yang besar. Ia meyakini potensi pemuda yang aktif dan dinamis dapat membuat PSI berkembang pesat.
Gatuk WD juga berharap PSI melakukan pengkaderan masif, terutama di kalangan pelajar, agar partai semakin mendapat tempat di hati masyarakat.
Ia dinilai sebagai figur pemimpin yang lahir dari kalangan bawah, anak desa yang merintis dari hal kecil hingga sukses dan kini terjun ke politik. Dengan pengalaman bisnis, organisasi, serta kedekatannya dengan rakyat, banyak pihak berharap ia membawa perubahan positif bagi PSI dan masyarakat Lombok Timur.***













