LOMBOK TIMUR | FMI – Atap ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) 4 Pandan Wangi, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur roboh. Beruntung pada saat peristiwa, Sabtu 7 Februari 2026 ruang kelas sedang kosong, sehingga tidak ada korban jiwa.
Namun akibat peristiwa tersebut, beberapa ruang kelas mengalami kerusakan serius dan tidak dapat difungsikan.
Runtuhnya atap membuat pihak sekolah segera mengambil langkah pengamanan dengan mengosongkan area terdampak. Langkah ini dilakukan untuk menghindari potensi bahaya bagi siswa dan guru yang beraktivitas di lingkungan sekolah.
Kepala SDN 4 Pandan Wangi, Anwar, menjelaskan bahwa kondisi bangunan yang rusak menyulitkan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
“Sekolah saat ini kekurangan ruang alternatif untuk memindahkan siswa, sehingga pengaturan jadwal dan penggunaan kelas harus disesuaikan,” pungkasnya.
Menurutnya, situasi tersebut membutuhkan respons cepat agar proses pendidikan tidak terganggu dalam jangka panjang. Ia menekankan bahwa keselamatan seluruh warga sekolah menjadi pertimbangan utama.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur telah menerima laporan terkait kejadian itu.
Sekretaris Dikbud Lotim, Lalu Bayan Purwadi, menyatakan bahwa pihaknya akan menurunkan tim untuk meninjau kondisi bangunan secara langsung.
Ia menyebutkan, rencana perbaikan akan diupayakan melalui program pemerintah daerah dan dukungan lembaga non-profit di bidang pendidikan, termasuk Happy Hearts Australia.
“Pemerintah juga akan memastikan area yang rusak tidak diakses selama menunggu proses rehabilitasi,” ujarnya
Kejadian ini mengundang perhatian masyarakat sekitar. Warga berharap penanganan dapat segera dilakukan agar siswa bisa kembali belajar secara normal di ruang kelas yang aman.
Peristiwa tersebut menjadi pengingat akan pentingnya pemeriksaan berkala terhadap fasilitas pendidikan. Kelayakan bangunan sekolah dinilai berperan besar dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan mendukung perkembangan siswa.***













