LOMBOK TIMUR | FMI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur berkomitmen untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik di wilayah Gumi Patuh Karya.
Peryataan itu ditegaskan Bupati Haerul Warisin saat bertugas sebagai pembina upacara peringatin hari ulang tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) ke 54, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke 80, Hari Kesehatan Nasional ke-61 dan Dharma Wanita Persatuan ke 26.
Menurut Bupati, guru berperan penting dalam membina serta memberikan pendidikan yang baik dan pembentukan karakter generasi muda. “Tanpa guru tidak akan pernah ada pejabat, pemimpin, dan tidak ada pula masa depan. Guru bukan hanya sekedar pengajar, tetapi penggerak perubahan,” ujar Bupati, Senin 1 Desember 2025.
Mengingat pentingnya peran guru dalam pembangunan, kata Bupati, pemda Lombok Timur berkomitmen untuk menjaga kepentingan para pendidik. Termasuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan pendidik, penguatan kompetensi dan sertifikasi, serta peningkatan kapasitas sekolah.
“Walaupun saat ini kondisi keuangan dan belanja daerah tengah mengalami pemangkasan anggaran yang sangat besar. Akan tetapi gaji guru, sertifikasi guru dan TPP tidak boleh dikesampingkan,” janjinya.
Orang nomor satu di Lombok Timur itu menaruh harapan besar kepada guru-guru yang terhimpun dalam PGRI agar mampu mencetak generasi yang berpikir secara global, memiliki wawasan yang luas dan hal positif lainnya. ***













