LOMBOK TIMUR | FMI – Kondisi destinasi wisata bale mangrove poton bako, Desa Jerowaru Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur mulai kondusif setelah diterpa konflik internal.
Setelah konflik berakhir, Ekowisata kebanggaan warga Jerowaru itu mulai ramai dikunjung wisatawan dari berbagai kabupaten di pulau Lombok.
Bahkan Istri Bupati Lotim, Hj Ro’yal Ain bersama dengan rombongan datang mengunjungi destinasi tersebut, dengan mengelilingi seluruh areal wisata yang beberapa pekan terakhir ini mencuri perhatian publik.
Sementara pada sisi lainnya, pengelola destinasi wisata bale mangrove terus membangun komunikasi yang baik agar keberadaan destinasi ini berkembang pesat sebagaimana yang diharapkan bersama.
Demikian ditegaskan Camat Jerowaru, Sirah kepada media ini, Kamis 15 Januari 2025. Menurutnya, kondisi destinasi wisata bale mangrove sudah kondusif.
Meskipun sebelumnya ada persoalan dalam pengelolaannya, kata Sirah, pemerintah kecamatan bersama dengan semua pihak mulai dari pemerintah kabupaten dan desa cepat mengambil langkah-langkah tegas untuk menyelesaikan masalah dengan musyawarah dan mufakat dengan mengundang semua pihak dalam pertemuan untuk mendengarkan masukan,saran untuk kemajuan wisata itu.
“Alhamdulillah hasil pertemuan bisa mengakomodir semua pihak agar pengelolaan destinasi wisata bale magrove dikelola dengan baik,” ujarnya.
Sosok camat Jerowaru itu meminta kepada pengelola untuk membangun komunikasi yang baik dengan semua pihak, termasuk membangun kerjasama untuk pengembangan wisata lebih baik.
“Kalau sudah berkembang dan maju tentu yang menikmati hasilnya masyarakat sekitarnya nantinya,” ujar Sirah.
Sementara itu, pengelola distinasi wisata Bale Mangrove, Endy meminta dukungan dan peran serta masyarakat sekitar untuk bersama-sama membangun dan mengembangkan wisata bale mangrove ini kedepannya.
“Kebersamaan dan kekompakan kunci sukses kita bersama membangun wisata bale mangrove ini sehingga dampaknya bisa dirasakan masyarakat,” tegasnya.***













