LOMBOK TIMUR

Dirut sebut NPF Kerap Terjadi di Perusahan Modal Ventura: LK2T Dorong SF Terapkan Prinsip GCG

×

Dirut sebut NPF Kerap Terjadi di Perusahan Modal Ventura: LK2T Dorong SF Terapkan Prinsip GCG

Share this article

LOMBOK TIMUR | FMI – Direktur Utama Sepalarang Finansial (SF), Iva Nuril Solihani memberikan penjelasan terkait fluktuasi Non-Performing Financing (NPF) yang kerap terjadi di perusahaan modal ventura.

Iva mengungkapkan bahwa NPF dapat mengalami fluktuasi yang signifikan. Menurutnya, dimana pada suatu hari angka NPF bisa lebih dari 10 persen, sementara pada hari berikutnya bisa lebih rendah.

“Ini menunjukkan bahwa risiko dalam pendanaan perusahaan modal ventura memang bersifat dinamis dan bisa berubah dengan cepat,” kata Iva, Selasa 11 November 2025.

Iva menjelaskan bahwa permasalahan ini telah dikomunikasikan secara terbuka kepada para pemegang saham, meskipun banyak yang belum sepenuhnya memahami mekanisme dan fungsi dari perusahaan modal ventura.

Ia juga menekankan bahwa perusahaan mereka bukanlah bentuk perusahaan terbuka (Tbk), yang memiliki perbedaan mendasar dalam tata kelola dan operasi.

Merespon pernyataan Direktur SF, Ketua Lembaga Kajian Kebijakan dan Transparansi (LK2T), Dr. Karomi memberikan tanggapan yang sejalan dengan prinsip-prinsip tata kelola yang sehat.

Menurut Dr. Karomi, meskipun perusahaan modal ventura bukanlah perusahaan terbuka seperti TBK, prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) yang berlaku pada perusahaan tersebut tetap harus mengedepankan transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran.

“Prinsip-prinsip GCG harus diterapkan dengan ketat, walaupun perusahaan modal ventura tidak memiliki kompleksitas yang sama seperti perusahaan yang terdaftar di pasar saham. Perusahaan modal ventura lebih sederhana dalam hal struktur operasionalnya, karena hanya menyalurkan pembiayaan dan tidak menghimpun dana dari masyarakat luas. Oleh karena itu, tata kelolanya bisa lebih mudah, namun tetap harus mengutamakan pengelolaan yang transparan dan akuntabel,” ujarnya.

Sebagai informasi, perusahaan modal ventura berfokus pada penyediaan pembiayaan atau modal kepada perusahaan-perusahaan rintisan (startup) atau usaha kecil menengah (UKM), dengan tujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Meskipun tidak menghimpun dana dari publik seperti bank, perusahaan modal ventura tetap memerlukan tata kelola yang baik untuk menjaga keberlanjutan dan kredibilitas usahanya.

Pernyataan ini memberikan gambaran yang lebih jelas tentang bagaimana perusahaan modal ventura, meski lebih sederhana dibandingkan bank atau perusahaan terbuka, tetap membutuhkan pengelolaan yang mengutamakan prinsip-prinsip GCG untuk menjaga kepercayaan pemangku kepentingan dan kelangsungan operasional perusahaan.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *