LOMBOK TIMUR

Dr. Daur Tasalsul Soroti Pengadaan Paket Sembako Rp4 Miliar: Singgung Proses Tender dan Data Penerima

×

Dr. Daur Tasalsul Soroti Pengadaan Paket Sembako Rp4 Miliar: Singgung Proses Tender dan Data Penerima

Share this article

LOMBOK TIMUR | FMI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur mulai mendistribusikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada 15.405 warga miskin ekstrim.

Menurut Sekda Lombok Timur, Juaini Taofik, bantuan paket sembako tersebut khusus bagi masyarakat yang berada di desil 1 atau miskin ekstrem. Sejalan target nol miskin ekstrem, maka kelompok ini menjadi sasaran berbagai program bantuan pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan.

“Jadi kita ‘guyur’ masyarakat miskin ekstrem ini dengan bantuan-bantuan supaya mereka keluar dari jurang kemiskinan itu,” jelasnya.

Data penerima bersumber dari data tunggal sosial ekonomi nasional (DTSEN) per Oktober. Jumlah warga miskin ekstrem Lombok Timur mencapai 42 ribu jiwa, akan tetapi karena anggaran yang tersedia hanya Rp 4 miliar maka paket sembako yang akan didistribusikan adalah 15.405 paket untuk seluruh wilayah Lombok Timur.

Terpisah, Praktisi Hukum Dr. Daur Tasalsul menilai pengadaan sembako dengan nilai Rp4 Miliar tersebut sangat janggal. Pasalnya, kata dia, mekanisme pengadaan paket sembako yang dilakukan dengan e-purcLnsing arau melalui sistem katalog elektronik tidak tayang di websaite LPSE Lombok Timur.

“Kita sudah cek di LPSE, tapi tidak ditayangkan mengenai pengadaan ini,” tegasnya. Karena itu, proses pengadaan bansos Rp4 Miliar yang ditujukan kepada masyarakat miskin ekstrim ini sangat janggal.

Menurut daur, pengadaan bansos paket sembako ini sesuai dengan keputusan Sekretaris Daerah kabupaten Lombok Timur, Nomor : 100.3.3.5/158/PERDAG/2O25 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pengadaan dan pembagian sembako yang diserahkan kepada masyarakat di kabupaten Lombok Timur tahun anggaran 2025.

Sesuai juknis, kata dia, sasaran dari penerima bantuan sembako ini adalah masyarakat yang masuk DTSEN yang dikeluarkan dan ditetapkan oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Timur.

Anggaran belanja vantuan sembako ini bersumber dari APBD Pemerintah Kabupaten lombok Timur tahun anggaran 2O25, yang dialokasikan sebesar Rp4 Miliar pada dokumen pelaksanaan anggaran Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur,” ujarnya.

Sementara jenis bantuan yang diberikan kepada masyarakat berupa paket sembako yang terdiri dari, beras, minyak goreng, mie instan, gula pasir dan tas kemasan. “Ini sangat jagal, sebab tidak disebutkan nilai harga dari barang-barang yang ada dalam paket sembako ini,” ujar Daur

Sementara Kabak UPBJ Lombok Timur, Lalu Kurnia Darmawan melalui pesan singkat, mengaskan bahwa pengadaan paket sembako tersebut melalu E-Katalog. Sehingga tidak muncul dalam etalase LPSE.

“Pemenang tender muncul di etalase PPK dan penyedia, kalau yang di kami yangg tender saja,” ujarnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *