LOMBOK TIMUR | FMI – Forum Pemerintah Kecamatan Jerowaru bersama para Kepala SPPG se-Kecamatan Jerowaru melaksanakan kegiatan buka puasa bersama (bukber) dan silaturahmi sebagai upaya memperkuat sinergi dalam mendukung tercapainya tujuan program yang sedang dijalankan di tingkat unit pelayanan SPPG.
Kegiatan ini menjadi ruang komunikasi dan koordinasi antara pemerintah kecamatan dengan para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Jerowaru. Melalui pertemuan tersebut, diharapkan keterlibatan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) semakin kuat sebagai satuan tugas di tingkat kecamatan yang turut melakukan pengawasan dan memastikan jalannya program secara optimal di setiap unit pelayanan SPPG.
Dalam sambutannya, Camat Jerowaru, Bapak Sirah, menegaskan pentingnya komitmen bersama seluruh pihak dalam menjaga kualitas pelaksanaan program.
“Semua pihak harus turut menjaga dan menjalankan program ini dengan profesional, terutama para kepala SPPG bersama pengawas keuangan dan gizi,” ujar Sirah dalam sambutannya.
Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan ini juga dimanfaatkan oleh para Kepala SPPG untuk menyampaikan berbagai kondisi yang dihadapi di lapangan yang berdampak pada efektivitas pelaksanaan program. Salah satu isu yang disampaikan adalah kenaikan harga bahan baku pangan yang cukup signifikan dalam sepekan terakhir.
Beberapa contoh kenaikan harga yang disampaikan antara lain buah naga yang sebelumnya berada pada kisaran Rp10.000 per kilogram kini meningkat menjadi sekitar Rp20.000 per kilogram. Begitu pula harga pir yang sebelumnya sekitar Rp380.000 per dus kini naik menjadi Rp430.000 per dus. Kenaikan sejumlah komoditas tersebut bahkan telah melampaui 10 persen dari harga normal.
Para pengelola SPPG berharap melalui koordinasi Forkopimcam dengan pemerintah daerah dapat dirumuskan langkah-langkah solutif agar pelaksanaan program tetap berjalan optimal tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Di sisi lain, pertemuan ini juga memperkuat komitmen bersama untuk terus membangun sinergi antara pemerintah kecamatan (Forkopimcam), dan para pengelola SPPG. Sinergi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas, mengoptimalkan pelayanan, serta meminimalisir potensi kesalahpahaman di tingkat akar rumput.
Melalui sinergi yang terus diperkuat, Forum Pemerintah Kecamatan menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam hal pengawasan, koordinasi, sekaligus fasilitator dalam memastikan program berjalan secara optimal di tingkat pelayanan.
Begitupun para Kepala SPPG, melalui Kapokcam Andri Sahria menyatakan kesiapan untuk terus meningkatkan profesionalitas dalam pengelolaan layanan, menjaga kualitas pelaksanaan program, serta merespons berbagai tantangan di lapangan secara adaptif dan bertanggung jawab.
“Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah kecamatan dan unit pelayanan SPPG. Kita harapkan seluruh upaya yang dilakukan dapat bermuara pada pelayanan yang semakin optimal, transparan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” harapnya.***













