LOMBOK TIMUR | FMI – Niat baik Bupati dan Wakil Bupati Iron-Edwin memberikan bantuan modal kepada 31 ribu pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menjadi sorotan.
Pemberian bantuan modal senilai Rp20 Miliar itu diarahkan khusus untuk pengusaha mikro seperti pedagang bakulan, asongan, dan pedagang keliling.
Program ini terus disoroti para pihak lantaran dinilai tidak tepat sasaran. Kendati demikian, tak sedikit pula yang mendukung berjalannya program tersebut.
Salah satu dukungan datang daru Ketua GP Ansor Lombok Timur, Muhammad Sholihin. Ia menegaskan pentingnya mendukung langkah Bupati Lombok Timur dalam memberikan bantuan kepada pelaku UMKM.
“Ini program yang baik dan bermanfaat, jadi kita dukung kebijakan Bupati Haerul Warisin memberikan bantuan modal bagi pelaku UMKM,” kata Sholihin, Rabu 3 Desember 2025.
Bantuan modal yang diberikan pemerintah daerah, kata Solihin, merupakan upaya positif untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya kalangan pelaku usaha mikro.
Kendati demikian, ia menyerukan agar kedepannya Dinas terkait lebih selektif dalam melakukan pendataan, supaya program Bupati itu tepat sasaran.
Solihin juga mengingatkan pihak Pemda Lotim, kedepannya agar melibatkan pihak pemerintah desa dalam proses pendataan. Sebab menurutnya, pemerintah tingkat bawah lebih dekat dan lebih tahu kondisi masyarakat.
“Untuk program-program bantuan selanjutnya, proses pendataan harus selektif dengam melibatkan pemerintah desa,” ujarnya.
Sebelumnya diberitakan, Bupati Haerul Warisin meminta para penerima bantuan menggunakan dana tersebut secara produktif.
“Bantuan ini hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya. Jangan dipakai untuk bayar utang,” ujarnya dalam sambutan peresmian program baru-baru ini.
Menurutnya, bantuan itu didesain sebagai pemicu pertumbuhan usaha kecil agar mampu bertahan dan berkembang. Ia optimistis bantuan yang digunakan secara tepat akan berdampak pada peningkatan omzet penerima.
“Dengan modal usaha ini, saya yakin usaha para pedagang kecil bisa berkembang sepanjang dimanfaatkan betul,” katanya.***













