MATARAM | FMI – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhammad Iqbal melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) NTB memberikan atensi khusus kepada salah satu anak usia dini, Nara Salmahira asal Desa Songak, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur yang menderita penyakit jantung.
Nara Salmahira akan dirujuk ke Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta, berdasarkan surat rujukan dari Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) NTB.
Ketua Baznas NTB, L. Muhammad Iqbal Murad secara langsung memberikan bantuan tersebut kepada keluarga Nara Salmahira di kantornya, Senin 13 April 2026.
“Bapak Gubernur NTB sangat mengatensi masyarakatnya yang membutuhkan serta dalam keadaan kekurangan, disinlah peran kami juga sebagai Amil yang berfungsi menjalankan tugas dan kewajiban,” ungkapnya.
Rofhil Khaerudin salah satu warga yang mengadukan kejadian tersebut mengatakan, Gubernur NTB setelah menerima aduan langsung memerintahkan BAZNAS NTB untuk memberikan bantuan kepada Nara Salmahira dan keluarganya yang akan berangkat ke Jakarta untuk menjalani pengobatan atau operasi.
Rofhil juga menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan oleh Gubernur NTB kepada masyarakat yang sangat membutuhkan pertolongan secara medis dimana untuk diketahui keluarga Nara Salmahira sangat keterbatasan dalam hal pembiayaan.
“Kami bersyukur, Bapak Gubernur NTB memberikan perhatian langsung ke Nara Salmahira dan keluarganya, melalui Baznas NTB, beliau memberikan bantuan pendampingan selama proses pengobatan di Jakarta,” ujar salah satu keluarga pendamping Rofhil Khaerudin.
Rofhil pun sangat bersyukur, Gubernur langsung mengatensi kasus ini, disela-sela kesibukannya sebagai orang nomor satu di NTB, amun masih memberikan perhatian yang sangat baik dengan berjanji akan menghubungi salah satu dokter jantung di Jakarta melalui pesan WhatsApp.
“Kami sangat bersyukur, disela-sela kesibukan Pak Gubernur, beliau memberikan waktu dan perhatiannya kepada anak kami yang sedang membutuhkan bantuan pengobatan di Jakarta, serta beliau secara langsung akan menghubungi salah satu dokter jantung di Jakarta melalui pesan whasapp,” ungkasnya.***













