LOMBOK TIMUR

Guru Madrasah di Lotim Diberi Insentif, Bupati: Jasanya tak Tertandingi

×

Guru Madrasah di Lotim Diberi Insentif, Bupati: Jasanya tak Tertandingi

Share this article

LOMBOK TIMUR | FMI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur terus berupaya memberikan perhatian terhadap para guru. Sesuai dengan komitmen Bupati, Haerul Warisin untuk memperjuangkan kesejahteraan tenaga pendidik di wilayah Gumi Patuh Karya.

Guru berperan penting dalam membina serta memberikan pendidikan yang baik dan pembentukan karakter generasi muda. Tanpa guru tidak akan pernah ada pejabat, pemimpin, dan tidak ada pula masa depan. Guru bukan hanya sekedar pengajar, tetapi penggerak perubahan.

Karena itu, Pemerintah daaerah kembali menyerahkan insentif bagi guru-guru di Lombok Timur. Kali ini sasarannya tenaga pendidik yang berada di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) setempat.

Penyerahan insentif guru ini melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Timur, berlangsung di Aula Majlis Ta`lim MI Al-Ijtihad, Jontak, Masbagik.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin hadir pada kesempatan itu didampingi Kepala Kementerian Agama dan Ketua Baznas Lombok Timur.

Orang nomor satu di Lombok Timur itu mengakui pentingnya keberadaan guru. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih karena para guru telah membantu pemda untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Bahkan disebut Bupati, tidak ada negara maju maupun pemerintahan yang baik kalau tidak ada guru.

“Terima kasih sumbangsihnya sudah membantu pemerintah, karena tidak ada negara maju, tidak ada pemerintahan yang baik, kalau tidak diikuti oleh adanya guru,” jelasnya sembari menegaskan bahwa jasa guru tidak tertandingi.

Bupati berharap semakin banyak yang menyalurkan zakat, infaq, dan sadakahnya (ZIS) melalui Baznas sehingga semakin banyak yang dapat diteruskan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Sebelumnya, Kepala Kementerian Agama Lombok Timur H. Shuhli menyampaikan bahwa insentif ini diberikan kepada semua guru yang bernaung di bawah Kementerian Agama. Ia mengakui nilainya belum memadai, namun berharap para guru penerima tidak melihat nilainya, tetapi perhatian pemerintah.

Nantinya, kata dia, seluruh guru yang bukan merupakan guru kontrak, PPPK, maupun penerima sertifikasi akan mendapatkan intensif yang disalurkan sekali tiga bulan secara bergiliran.

Ketua Baznas Lotim H. Muhammad Kamli menjelaskan bahwa insentif ini merupakan program bagi hasil ZIS yang dikelola Kementerian Agama dan disalurkan melalui Baznas Lombok Timur.

Selain memberikan insentif kepada 884 guru, diserahkan pula penghargaan secara khusus kepada guru yang telah mengabdi paling lama (31 tahun) dan guru berkebutuhan khusus.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *