LOMBOK TIMUR

Guru Penanggung Jawab MBG di Jerowaru Ngeluh Belum Terima Insentif

×

Guru Penanggung Jawab MBG di Jerowaru Ngeluh Belum Terima Insentif

Share this article

LOMBOK TIMUR | FMI – Seorang guru di salah satu sekolah di wilayah Desa Pemongkong, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur mengeluh lantaran belum menerima insentif sebagai penanggung jawab (PIC) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah tempatnya mengajar.

Guru PIC bertugas memastikan makanan layak dikonsumsi dan mendistribusikan kepada siswa. Jika makanan tidak layak, guru berhak mengembalikannya.

Menurut guru PIC yang enggan disebut namanya itu menceritakan bahwa dirinya dan rekannya diusulkan sebagai penanggung jawab MBG oleh Kepala Sekolah (Kepsek) pada awal oktober lalu.

“Kami diusulkan oleh kepala sekolah pada 6 Oktober lalu, saat sekolah menerima manfaat MBG untuk pertama kalinya,” ujar sumber berita ini, Senin 10 November 2025.

Sekolah tempatnya mengabdi itu menerima program MBG dari salah satu SPPG di wilayah Desa setempat. Ia berharap, pihak SPPG segera mencairkan insentif yang menjadi haknya.

Sebelumnya, berdasarakan Surat Edaran (SE) Nomor 5 Tahun 2025 dari Badan Gizi Nasional (BGN) mengatur tentang pemberian insentif bagi guru penanggung jawab (PIC) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah.

Dalam surat edara itu, guru yang ditunjuk akan menerima insentif sebesar Rp100.000 per hari penugasan.

Insentif akan dicairkan setiap 10 hari sekali melalui dana operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sekolah terkait, sesuai mekanisme yang berlaku.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *