LOMBOK TIMUR

IMM Desak Bupati Lotim Bangun RS Tipe D di Pringgabaya

×

IMM Desak Bupati Lotim Bangun RS Tipe D di Pringgabaya

Share this article

LOMBOK TIMUR | FMI – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Lombok Timur mendesak Bupati Lombok Timur segera membangun Rumah Sakit Tipe D di Kecamatan Pringgabaya. Desakan ini muncul karena Pringgabaya merupakan kecamatan terpadat kedua setelah Masbagik dengan populasi sekitar 112.373 jiwa.

“Dengan populasi yang sangat padat, kebutuhan layanan kesehatan yang cepat, terjangkau, dan memadai menjadi hal yang tidak bisa ditunda lagi. Saat ini, masyarakat Pringgabaya masih menghadapi keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan rujukan, sehingga harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk mendapatkan pelayanan medis yang lebih lengkap,” kata Ketua IMM Lombok Timur, Yandis, aktivis asal Pringgabaya, Jumat 10 April 2026

Menurut Yandis, kondisi itu tidak hanya menyulitkan masyarakat, tetapi juga berpotensi memperlambat penanganan pasien dalam kondisi darurat. Kehadiran RS Tipe D dinilai sebagai solusi strategis untuk meningkatkan akses layanan kesehatan yang terjangkau sekaligus mewujudkan pemerataan pembangunan di sektor kesehatan Lombok Timur.

IMM menegaskan pembangunan fasilitas kesehatan harus berbasis kebutuhan riil masyarakat. Dengan jumlah penduduk besar dan wilayah luas, Pringgabaya disebut sudah sangat layak memiliki rumah sakit sendiri.

“Kita bisa melihat dengan populasi penduduk yang padat Pringgabaya hanya dibekali 2 puskesmas, sementara jarak wilayahnya juga sangat jauh,” tegas Yandis.

“Kami dorong Bupati Lombok Timur untuk dibangun rumah sakit, bukan bangun puskesmas. Apalagi Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat ini dibangun di Kecamatan Pringgabaya. Tentu layanan kesehatan sangat urgen sekali,” lanjutnya.

Yandis menambahkan, Pringgabaya terdiri dari 15 desa dengan jarak geografis yang sangat jauh. Selain itu, wilayah ini dikenal sebagai zonasi industri dan memiliki 4 pelabuhan strategis yang berpotensi tinggi terhadap kecelakaan kerja.

“Kalau misalnya Hospital Lombok yang ada di Pringgabaya itu akan dijadikan puskesmas rawat inap, ini sebuah kemunduran. Masak rumah sakit disulap jadi puskesmas. Apa gak kebalik?” tandas Yandis dengan tanda tanya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *