LOMBOK TIMUR | FMI – Pembangunan pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Sakra Timur terus menjadi sorotan, lantaran Puskesmas yang mulai dibangun pada masa kepemimpinan Bupati Sukiman Azmy itu belum rampung hingga saat ini.
Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi menegaskan, pembangunan Puskesmas Sakra Timur telah melalui tiga tahapan dan hampir rampung.
“Terkait dengan Puskesmas Sakra Timur, saya sudah koordinasi dengan PPK dan sejauh ini progres pembangunan untuk tahap yang sekarang sudah mendekati 100 persen,” pungkasnya saat ditemui di Pendopo Bupati baru-baru ini.
Ia mengaskan bahwa proyek tersebut dalam waktu dekat akan Provisional Hand Over (PHO). “Mudah-mudahan di tahun 2026 bisa kita operasionalkan,” ujarnya.
Sebelumnya, aktivis setempat, Yustia Mukmin menyoroti proyek pembangunan Puskesamas Sakra Timur yang belum rampung. Ia berharap pihak kontraktor segera menyelesaikan proses pembangunan, sebab menurutnya, masyarakat sakra timur sangat membutuhkan fasilitas kesehatan ini, karena aksesnya mudah dijangkau.
“Kami tidak tahu apa yang menjadi kendala pihak kontraktor, sehingga bangunan ini tak kunjung selesai dibangun,” tegas Yuza.
Yuza mendesak agar pemerintah daerah, khususnya dinas kesehatan Lombok Timur untuk membefikan klarifikasi atas pembangunan yang tak kunjung rampung itu.
Tak hanya dinas Kesehatan, Yuza juga meminta Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Timur turun mengawasi proyek pembangunan itu. “Pihak Dewan harus turun mengawasi jalannya pembangunan yang hampir tiga tahun tak rampung-ranpung,” tutup Yuza.***













