LOMBOK TIMUR | FMI – Hingga hari ketiga pasca Lebaran, Kader Posyandu dan personel Badan Keamanan Desa (BKD) di Desa Jerowaru belum menerima dana Tunjangan Hari Raya (THR) yang bersumber dari Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur.
Dana yang dijanjikan orang nomor satu di Lombok Timur itu, hingga hari ini belum diterima BKD dan Kader Posyandu Desa Jerowaru. Seharusnya dicairkan sebelum idulfitri 1447 Hijriah.
Padahal sekitar dua minggu sebelum lebaran, kader posyandu dan personel BKD sudah menandatangani surat pertanggungjawaban (SPJ) di kantor camat Jerowaru.
“Kader Posyandu dan BKD belum menerima THR dari pemerintah Daerah, jauh sebelum lebaran sudah ttd SPJ di kantor camat,” ujar salah satu Kaur di Desa Jerowaru, Selasa 24 Maret 2026.
Hal senada juga disampaikan salah satu kader Posyandu Desa Jerowaru. Menurut Salmah, ia bersama rekan-rekan kader lainnya telah menandatangani SPJ beberapa waktu lalu di kantor camat. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan waktu pencairannya.
“SPJ sudah kita tandangani jauh hari sebelum lebaran, tapi hingga hari ini belum ada kejelasan terkait jadwal pencairan,” ujarnya.
Sebelumnya, Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur menyiapkan anggaran sekitar Rp7,3 miliar untuk THR atau dana apresiasi bagi Kader Posyandu dan personel Badan Keamanan Desa (BKD) menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Kebijakan ini menjadi yang pertama kali diberikan kepada para kader dan petugas keamanan desa di wilayah Lombok Timur.
Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lombok Timur, H. Hasni, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peran kader Posyandu dan BKD yang selama ini berkontribusi langsung dalam pelayanan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.
“Total anggaran yang disiapkan sekitar Rp7,3 miliar. Masing-masing kader dan personel BKD akan menerima Rp500 ribu,” kata Hasni, Kamis 12 Maret 2026.
Menurutnya, Pemda Lotim menargetkan seluruh dana dapat disalurkan sebelum Hari Raya Idulfitri. “Insyaallah semuanya akan terbayarkan sebelum lebaran. Anggarannya sudah siap,” ujarnya.***













