LOMBOK TIMUR | FMI — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Jerowaru melaksanakan aksi kebersihan lingkungan di kawasan Pantai Jor, Desa Jerowaru, pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diperkuat melalui instruksi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sony Sanjaya, terkait pentingnya peran aktif SPPG dalam menjaga lingkungan hidup.
Aksi ini menegaskan bahwa kehadiran SPPG tidak hanya terbatas pada aktivitas di dalam dapur pelayanan atau di balik tembok fasilitas SPPG, melainkan juga hadir dan berdampak langsung pada wilayah kerja masing-masing. Lingkungan yang sehat dinilai sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya pemenuhan gizi yang berkelanjutan.
Melalui koordinasi dengan Kepala Wilayah (Kawil) Badui Jor, kegiatan pembersihan Pantai Jor berhasil melibatkan lebih dari 400 relawan yang terdiri dari Kepala SPPG, mitra, dan relawan dari total 10 SPPG di Kecamatan Jerowaru.
Pantauan wartawa dilokasi kegiatan, sejak pukul 09.30 hingga 12.00 WITA, seluruh peserta bergerak bersama membersihkan area pantai dengan tertib, penuh semangat, dan khidmat.
Koordinator Kecamatan MBG Jerowaru Andri Sahria menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan agenda seremonial semata, melainkan bagian dari komitmen jangka panjang.
“Agenda ini tentu bukan yang terakhir. Ke depan, titik-titik di tiap wilayah SPPG akan direncanakan secara bertahap untuk dilakukan aksi serupa,” ujarnya.
Lebih dari sekadar menjalankan instruksi, lanjutnya, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat serta meningkatkan kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan, khususnya di kawasan wisata.
“Pantai Jor dipilih sebagai simbol bahwa SPPG hadir di ruang publik dan turut bertanggung jawab terhadap kebersihan serta keberlanjutan wilayah,” pungkasnya
Semangat kolaborasi ini menjadi cerminan komitmen seluruh Kepala SPPG dan mitra di Kecamatan Jerowaru dalam mendukung visi Badan Gizi Nasional: tidak hanya membangun generasi sehat melalui pemenuhan gizi, tetapi juga melalui lingkungan yang bersih, sehat, dan layak untuk masa depan.***













