LOMBOK TIMUR

Tiga Dapur SPPG di Jerowaru kembali Kena Suspend

×

Tiga Dapur SPPG di Jerowaru kembali Kena Suspend

Share this article

LOMBOK TIMUR | FMI – Sebanyak delapan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lombok Timur kembali kena suspend. Sebelumnya Badan Gizi Nasional (BGN) mensuspend 106 dapur di wilayah tersebut.

Dari delapan dapur tersebut, terdapat 3 SPPG di wilayah kecamatan Jerowaru yang terdampak pengehentian operasional sementara, yakni SPPG Yayasan Sukma Lestari Serumbung Desa Pemongkong, SPPG Yayasan Riyadhus Solihin Desa Pare Mas dan SPPG Yayasan Keluarga Damai Berkah Desa Jerowaru.

Kapok SPPG Jerowaru, Andri Sahria kepada media membenarkan informasi beberapa dapur yang kena suspend di wilayah Jerowaru.

“Iya betul, perhari ini,” kata Andri saat dikonfirmasi melalui grup whatshapp, Selasa 7 April 2026.

Pengehentian operasional sementara itu berdasarkan surat resmi yang dikeluarkan BGN dengan nomor 1359/D, TWS/04/2026, tertanggal 7 April 2026 yang ditandatangani oleh Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III, Rudi Setiawan.

Alasan pemberhentian operasional sementara adalah karena SPPG belum memiliki Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) sesuai standar yang ditetapkan dan/atau belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“Mempertimbangkan risiko yang dapat ditimbulkan terhadap kualitas produksi, mutu gizi, dan keamanan pangan, maka dengan ini ditetapkan Pemberhentian Operasional Sementara terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terlampir,” demikian isi surat tersebut.

Kepala SPPG diwajibkan menyelesaikan seluruh proses pembayaran yang menggunakan Virtual Account (VA) dalam waktu 1×24 jam untuk periode operasional sebelum diterbitkannya surat ini.

Pencabutan status pemberhentian operasional sementara hanya dapat dilakukan setelah SPPG menyerahkan bukti perbaikan dan dokumen pendukung yang sah kepada Direktorat Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III serta telah dilakukan verifikasi dan dinyatakan selesai.

Sementara jumlah SPPG yang kena Suspend se Nusa Tenggara Barat (NTB) sebanyak 41 dapur. Sebelumnya pada 31 Maret 2026, BGN juga telah mensuspend 302 dapur SPPG di NTB.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *