LOMBOK TIMUR | FMI – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong, Lombok Timur terlibat pada Festival Seni dan Ngabuburit Ramadhan yang digelar di Kampung PAS. Kegiatan tersebut menjadi wadah positif untuk menyalurkan bakat, kreativitas, serta semangat kebersamaan dalam menyambut bulan suci Ramadhan.
Partisipasi warga binaan dalam festival ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian dan kemandirian yang secara konsisten dilaksanakan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Selong.
“Keikutsertaan warga binaan dalam kegiatan ini bukan hanya untuk memeriahkan suasana Ramadhan, tetapi juga sebagai sarana membangun rasa percaya diri, tanggung jawab, serta mempererat hubungan sosial dengan masyarakat,” ujar Kalapas Selong, Sudirman.
Momentum Ngabuburit Ramadhan dimanfaatkan sebagai ajang refleksi diri sekaligus pembuktian bahwa Santri mampu berkarya dan berkontribusi secara positif.
Antusiasme pengunjung Kampung PAS terlihat saat menyaksikan penampilan peserta. Suasana kebersamaan, religius, dan penuh kehangatan terasa hingga menjelang waktu berbuka puasa.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam mendukung proses reintegrasi sosial serta memperkuat citra positif Pemasyarakatan di tengah masyarakat.
Dengan semangat Ramadhan yang penuh berkah, partisipasi Santri Lapas Selong dalam Festival Seni dan Ngabuburit Ramadhan menjadi simbol harapan, perubahan, dan komitmen untuk terus berkarya dan menjadi pribadi yang lebih baik.***













