LOMBOK TIMUR | FMI – Warga penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur mengeluh, lantaran menu B3 yang dibagikan dinilai minim gizi dan tidak sesuai dengan nilai anggaran.
Seorang warga yang enggan disebut namanya, mengaku sangat menyesalkan menu kering yang diberikan pihak SPPG di Desa Paremas seperti tak memiliki kandungan gizi yang layak. Selain itu, ia menyoroti proses penyaluran yang tidak teratur.
“Minggu kemarin, Posyandy diberikan hanya 2 kali, seharusnya kan tiap hari. kalaupun di ravel mestinya doubel sesuai dengan harganya,” uajr sumber media ini.
Berdasarkan informasi dan hasil investigasi yang dilakukan, ia menegaskan bahwa, anggaran untuk dua hari penyaluran totoalnya Rp20.000 untuk ibu menyusui dan ibu hamil, kemudian Rp16.000 untuk balita.
Sementara, pihak dapur memberikan informasi kepada para kader bahwa porsi MBG B3 untu ibu hamil, ibu menyusui dan Balita sama dengan nominal harga Rp10. 000. “Ini pengakuan salah satu kader posyandu,” tegasnya.
Sementara Mitra MBG Paremas melalui saluran telpon, mengatakan bahwa ada miskomunikasi antara pihak SPPG dengan penerima manfaat (Kader Posyandu). Menurutnya, menu B3 yang diberikan merupakan menu untuk 3 hari.













