LOMBOK TIMUR | FMI – Dalam rangka hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Ke-1 tahun 2025, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong, Lombok Timur menggelar program kesehatan berupa pemberian pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis bagi warga binaan, masyarakat dan keluarga warga binaan dan ASN Lapas Selong.
Kepala Lapas, Ahmad Sihabudin memimpin langsung program yang mendapat respons luar biasa dari Masyrakat dan Keluarga Warga Binaan. Menurutnya, antusiasme yang sangat luar biasa terlihat dari ekspresi bahagia para keluarga warga binaan.
“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kepedulian yang diberikan. Ini membuat keluarga kami yang sedang menjalani pembinaan didalam Lapas merasa kembali dianggap sebagai bagian dari Masyarakat,” ungkap Ibu Johriah yang merupakan salah seorang perwakilan keluarga Warga Binaan yang hadir.
Program ini, kata salah satu Warga Binaan inisial M, membuat dirinya merasa tidak sendirian. Pemerintah memberikan memperhatikan untuk masyrakat dengan cara yang sangat bermartabat.
Pogram ini bukan sekadar layanan medis, melainkan investasi kemanusiaan yang membangun ulang martabat, kepercayaan, dan harapan. Setiap pemeriksaan kesehatan menjadi simbol pengharapan bahwa setiap manusia layak mendapatkan kesempatan untuk pulih, berkembang, dan bermartabat.
Ucapan terima kasih yang tulus dari keluarga Warga Binaan (pengunjung) dan para Warga Binaan sendiri menandakan bahwa program ini telah melampaui sekadar layanan kesehatan, tetapi telah menyentuh dimensi kemanusiaan yang paling dalam.
Inilah wajah baru Pemasyarakatan, di mana jeruji bukan penghalang, melainkan jembatan menuju transformasi kemanusiaan. Sebuah bukti nyata bahwa pembinaan sejati bermula dari empati, pengakuan, dan perlakuan yang bermartabat.***













