LOMBOK TIMUR | FMI – Sebanyak 10 mahasiswa Universitas Gunung Rinjani (UGR) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Lombok Timur, Senin 11 Mei 2026.
Massa aksi menyorot ketimpangan fasilitas pendidikan. Mereka membandingkan bangunan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) dikemas rapi, indah, dan didukung fasilitas paripurna. Sementara itu, sekolah-sekolah di pelosok dan pesisir belum menyentuh kata layak.
“Fasilitas MBG sangat lengkap, bangunannya begitu megah. Namun, pemandangan ini berbanding terbalik dengan kondisi sekolah-sekolah di wilayah pelosok,” tegas salah satu orator.
Menurut orator, fasilitas memadai masih menjadi mimpi bagi sekolah di wilayah pelosok, tidak sesuai dengan visi-misi SMART.
“Pendidikan kita hari ini seolah semakin kehilangan arah, dan visi-misi SMART yang digembar-gemborkan itu terasa sangat jauh dari kenyataan yang ada,” katanya.
Usai orasi, massa aksi kemudian diarahkan bertemu Sekretaris Daerah (Sekda) Lombok Timur di ruang kerjanya. Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui hasil audiensi tersebut.***













