LOMBOK TIMUR

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 10 Sekolah di Lotim, Nilai Bantuan Rp105 Miliar

×

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 10 Sekolah di Lotim, Nilai Bantuan Rp105 Miliar

Share this article

LOMBOK TIMIR | FMI – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti meresmikan program revitalisasi 10 satuan pendidikan di Kabupaten Lombok Timur, Minggu 17 Mei 2026. Peresmian dilakukan di halaman SMKN 1 Sikur.

Untuk jenjang SD dan SMP, sekolah yang diresmikan meliputi SDN 3 Montong Betok, SDN 2 Rakam, SMPN 5 Sikur, dan SMPN Satap 2 Pringgabaya. Sementara untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB meliputi SMAN 1 Montong Gading, SMAN 1 Sukamulia, SMKN 1 Selong, SMKN 1 Sikur, serta SLBN 1 dan SLBN 2 Lombok Timur.

Peresmian bertema “Wujudkan Sekolah Asri” ini dihadiri Sekda Lombok Timur Juaini Taofik dan Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal. Agenda tersebut merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Mendikdasmen menyampaikan, program intervensi ini merupakan langkah taktis kementerian untuk mewujudkan misi Asta Cita keempat Presiden RI, yakni membangun SDM unggul, sehat, dan berdaya saing tinggi melalui terobosan pendidikan.

Pada tahun anggaran 2025, Kemendikdasmen menggelontorkan Rp527 miliar lebih untuk revitalisasi fisik 531 sekolah di NTB. Rinciannya meliputi 69 PAUD, 227 SD, 107 SMP, 60 SMA, 17 SMK, 20 SLB, dan 11 PKBM/SKB.

Khusus Lombok Timur, alokasi menyasar 87 sekolah dengan total bantuan lebih dari Rp105 miliar. Mendikdasmen menegaskan seluruh pembangunan fisik program revitalisasi di Lotim telah rampung 100 persen.

Selain fisik, digitalisasi juga menjadi fokus. Sebanyak 7.080 unit Interactive Flat Panel (IFP) didistribusikan ke sekolah di NTB sepanjang 2025. Lotim mendapat 1.739 unit senilai Rp47 miliar lebih dan telah terdistribusi sepenuhnya.

Mendikdasmen menekankan, secanggih apa pun teknologi, posisi guru tidak tergantikan. Karena itu kementerian fokus pada peningkatan kualifikasi, kompetensi, dan kesejahteraan guru. Salah satunya melalui beasiswa D4/S1 bagi 150 ribu guru senilai Rp3 juta per semester via sistem Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).

Kementerian juga memperkuat infrastruktur budaya melalui gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk menanamkan karakter disiplin. Di bidang digital, pelatihan AI dan coding disiapkan. Jika sarana dan guru siap, materi AI dan coding akan jadi mata pelajaran wajib.

Mulai tahun depan, bahasa Inggris juga resmi menjadi mata pelajaran wajib di SD. Untuk itu, pelatihan bahasa Inggris bagi guru SD tengah digalakkan.

Terkait Tes Kompetensi Akademik (TKA), Mendikdasmen meluruskan bahwa TKA bukan tes wajib dan bukan penentu kelulusan. Meski begitu, partisipasi siswa nasional mencapai 80-90 persen. Nilai TKA kini digunakan untuk seleksi masuk perguruan tinggi, bahkan beberapa universitas di Belanda menjadikannya syarat masuk.

“Realisasinya, capaian nilai TKA ini justru menjadi awal bagi kita untuk berbenah, mengevaluasi, dan memetakan strategi peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia berpesan agar seluruh fasilitas, gedung, dan perangkat digital dirawat dan dimanfaatkan optimal. Keberhasilan transformasi pendidikan, katanya, membutuhkan rumus 3M.

“Mindset untuk terus maju, Mental yang kuat, dan Misi yang tulus dalam pengabdian,” ujarnya.

Acara ditutup dengan penandatanganan prasasti program revitalisasi sekolah untuk Kabupaten Lombok Timur dan Sumbawa oleh Mendikdasmen bersama Gubernur NTB, didampingi Sekda Lotim.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *