LOMBOK TIMUR | FMI – Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin secara resmi melepas keberangkatan SSB Satria Muda Lombok Timur yang akan berlaga pada Piala Dunia Anak Indonesia 2026 di Progresif Arena, Bandung, Jawa Barat.
Turnamen sepak bola usia dini tingkat nasional tersebut menjadi wadah pembinaan dan pencarian bibit-bibit pesepak bola muda Indonesia. Kompetisi bergengsi ini mempertandingkan kelompok usia mulai dari U-8 hingga U-16 dan diikuti oleh puluhan Sekolah Sepak Bola (SSB) terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Bupati Haerul Warisin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemain, pelatih, ofisial, dan orang tua yang telah bekerja keras hingga mampu mengantarkan SSB Satria Muda tampil di ajang nasional. Menurutnya, keikutsertaan tim ini merupakan kebanggaan bagi masyarakat Lombok Timur sekaligus bukti bahwa daerah memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet-atlet muda yang berprestasi.
Bupati berpesan agar seluruh pemain terus menjaga mimpi, membangun mental juara, dan tidak pernah berhenti belajar. Menurutnya, prestasi lahir dari kerja keras, disiplin, doa, serta karakter yang kuat.
Anak-anakku, teruslah mengelola mimpi kalian. Mimpi yang besar harus dijaga dengan kerja keras, disiplin, doa, dan mental yang kuat. Jadilah anak-anak yang berprestasi dan membawa kebanggaan bagi keluarga, daerah, dan bangsa, ujar Bupati.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lombok Timur akan terus mendukung pembinaan generasi muda, khususnya di bidang olahraga, sebagai investasi untuk melahirkan atlet-atlet masa depan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Kami akan terus memberikan dukungan kepada generasi muda untuk meraih prestasi. Kalian adalah harapan Lombok Timur dan calon pemimpin masa depan. Bertandinglah dengan penuh semangat dan percaya diri, lanjutnya.
Selain mengejar prestasi, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga etika, adab, dan nama baik daerah selama berada di Bandung.
Jaga etika dan adab di daerah orang. Hormati siapa pun yang kalian temui, jaga kekompakan, disiplin, serta kesehatan agar dapat memberikan penampilan terbaik. Karakter yang baik akan selalu menjadi kemenangan yang paling berharga, pesannya.
Menutup arahannya, Bupati berharap seluruh kontingen kembali ke Lombok Timur dengan penuh kebahagiaan, membawa pengalaman berharga, prestasi terbaik, serta kabar yang membanggakan bagi seluruh masyarakat.
Pulanglah dengan hati yang gembira, membawa pengalaman, prestasi, dan kabar bahagia untuk keluarga serta masyarakat Lombok Timur. Kami semua mendoakan dan akan selalu mendukung perjuangan kalian, tutupnya.
Sementara itu, Head Coach SSB Satria Muda Lombok Timur, Coach Gempar, mengaku sangat terharu atas perhatian dan dukungan yang diberikan Bupati Haerul Warisin kepada timnya. Menurutnya, kehadiran langsung Bupati memberikan suntikan motivasi yang luar biasa bagi seluruh kontingen.
Pesan Bapak Bupati menjadi api semangat bagi kami, baik pelatih, ofisial, maupun seluruh pemain. Dukungan beliau adalah kehormatan sekaligus kebanggaan yang akan kami bawa selama mengikuti turnamen, ujar Coach Gempar.
Ia menambahkan, momen bertemu langsung dengan Bupati menjadi pengalaman yang sangat membekas bagi para pemain. Anak-anak merasa bangga karena mendapatkan perhatian dan doa langsung dari pemimpin daerahnya.
Anak-anak sangat bangga bisa bertemu langsung dengan Bapak Bupati. Mereka semakin percaya diri dan termotivasi untuk memberikan penampilan terbaik. Insyaallah, kami akan berjuang dengan sportif, menjaga nama baik Lombok Timur, dan berusaha pulang membawa kabar bahagia bagi seluruh masyarakat, pungkasnya.
Keberangkatan SSB Satria Muda menuju Piala Dunia Anak Indonesia 2026 menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Timur dalam mendukung pembinaan sepak bola usia dini. Diharapkan, pengalaman berkompetisi di tingkat nasional ini menjadi langkah awal lahirnya generasi pesepak bola berkarakter, berprestasi, dan mampu mengharumkan nama Lombok Timur di tingkat nasional hingga internasional.***













