LOMBOK TIMUR

7 Korban MBG di Pringgasela Masih Dirawat, Ketua Satgas Lotim Sebut Kecerobohan SPPG Fatal

×

7 Korban MBG di Pringgasela Masih Dirawat, Ketua Satgas Lotim Sebut Kecerobohan SPPG Fatal

Share this article

LOMBOK TIMUR | FMI – Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Lombok Timur, Ahyan menilai kecerobohan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pringgasela Jurit Baru sebagai kasus serius dan fatal.

Pernyataan itu disampaikan setelah puluhan korban diduga mengalami gangguan pencernaan (keracunan) dan tujuh korban sampai saat ini masih menjalani perawatan di Puskesmas Pengadangan.

“Kecerobohan dari pihak SPPG merupakan kasus serius yang sangat fatal,” tegas Ahyan saat ditanya penilaian terhadap kasus tersebut, Sabtu (25/04/2026)

Ahyan menyebut kondisi korban sudah membaik. Dari total korban, kini tinggal tujuh orang yang masih dirawat. “Tinggal tujuh orang, enam siswa dan satu ibu hamil,” ujarnya.

Ia memastikan pihak SPPG bertanggung jawab terhadap korban dengan memberikan perhatian termasuk asupan gizi sesuai rekomendasi pihak puskesmas.

“Itu yang tadi kita pastikan supaya pihak SPPG memperhatikan, dijenguk anak-anak yang terdampak untuk diberikan asupan nutrisi, buah, makanan sesuai rekomendasi dari ahli gizi puskesmas,” ujarnya.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional SPPG Pringgasela Jurit Baru per 25 April 2026. Penghentian dilakukan buntut Kejadian Menonjol (KM) Gangguan Pencernaan pada penerima manfaat.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *