LOMBOK TIMUR

Target PAD Lotim 2026 Dipatok Rp585 Miliar, Baru Terealisasi 24 persen

×

Target PAD Lotim 2026 Dipatok Rp585 Miliar, Baru Terealisasi 24 persen

Share this article

LOMBOK TIMUR | FMI – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mematok target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2026 sebesar Rp585 miliar. Target itu menjadi tumpuan utama untuk membiayai pembangunan 168 kilometer jalan dan program penguatan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Hingga akhir Triwulan I 2026, realisasi PAD baru mencapai Rp140 miliar atau 24 persen dari target. Pemda menargetkan capaian minimal 40 perseb pada akhir Juni atau Triwulan II.

“Peningkatan PAD sangat krusial untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah pada tahun 2026,” demikian kata Kepala Bapenda Lotim, Muksin diruang kerjanya, baru-baru ini.

Menurut Muksin, PAD 2026 diprioritaskan untuk pembangunan jalan sepanjang 168 kilometer yang tersebar di 51 titik ruas. Proyek ini menggunakan skema multi-years yang pembayarannya sangat bergantung pada kelancaran PAD.

Selain infrastruktur, kata dia, pemda mengalokasikan Rp40–50 miliar per tahun untuk bantuan penguatan sektor UMKM di Lombok Timur. Perbaikan jalan diyakini akan meningkatkan konektivitas dan memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan.

Untuk mengejar target PAD Rp585 miliar, jelas Muksin, Pemda menegaskan tidak bisa lagi menggunakan pola kerja biasa. Diperlukan inovasi dan langkah strategis yang progresif.

Dalam menggenjot pajak, pemerintah mengedepankan cara persuasif, humanis, dan silaturahmi. Tujuannya menumbuhkan kesadaran bahwa pajak akan kembali manfaatnya kepada rakyat.

Kata Muksin, Kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil PAD juga diperkuat dengan pembagian tugas yang jelas.

Ia menegaskan kepatuhan pajak masyarakat adalah kunci agar proyek infrastruktur dan program bantuan ekonomi tetap berjalan tepat waktu tanpa hambatan finansial.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *