LOMBOK TIMUR | FMI – Mantan Bupati Lombok Timur dua periode, Dr. H. Ali Bin Dachlan memberikan apresiasi atas sikap terbuka yang ditunjukkan oleh mantan Gubernur NTB, Dr. Zulkiflimansyah dalam merespon isu miring yang menuding dirinya menerima aliran dana NTB Care hingga puluhan miliar.
Melalui kolom komentar di media sosial, Ali BD sapaan akrabnya mengatakan, keterbukaan informasi dan dialog yang jujur adalah fondasi bagi kemajuan daerah.
“Saya senang Bung Zul memberi ulasan seperti ini. Masyarakat NTB yang beradab dan maju adalah dialog yang jujur,” tulis Ali BD dalam komentarnya.
Tokoh yang dikenal vokal ini juga memberikan peringatan keras terhadap pihak-pihak yang sengaja menyebarkan informasi tidak benar atau framing negatif. Ali BD menekankan bahwa tindakan tersebut memiliki konsekuensi hukum yang nyata.
“Penyebaran narasi yang bernada negatif dan bertujuan negatif dapat dilaporkan sebagai perbuatan melawan hukum. Terima kasih Gubernur NTB yang baru lalu,” tambahnya.
Sementara Jaidin M. Saleh dalam komentarnya mengaku sebagai tim NTB Care. Menurutnya, dalam menjalankan tugas sebagai relawan tim justru lebih banyak mengeluarkan uang pribadi untuk membantu warga sakit.
“Saya termasuk tim NTB Care saat itu. Malahan, uang pribadi yang lebih banyak keluar untuk membantu orang-orang sakit yang membutuhkan bantuan. Jadi, tim NTB Care itu tidak digaji, lebih ke kerja sosial,” kata Jaidin M. Saleh dalam komentarnya.
Sebelumnya di beritakan, melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Dr. Zulkiflimansyah membantah keras tuduhan dirinya menerima dan NTB Care hingga puluhan miliar.
“Tiba-tiba ada tuduhan dana NTB Care mengalir Rp31 miliar ke saya pribadi. Ini keterlaluan juga. Maksudnya apa begini-begini ini?,” tanya Bang Zul sapaan akrabnya.
Ia menegaskan bahwa dirinya telah mengonfirmasi langsung kepada mantan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Rizal Dilaga, terkait catatan keuangan selama masa jabatannya.
“Nggak ada kata beliau kita pernah kasih hibah-hibah sampai ratusan miliar ke NTB Care. Kita cuma pernah bantu satu sepeda motor untuk operasional NTB Care, itu saja katanya,” tulis Bang Zul dalam unggahan tersebut.
Bang Zul meyakini bahwa kegaduhan informasi ini bukan berasal dari Gubernur atau Wakil Gubernur yang sedang menjabat saat ini, melainkan ulah pihak-pihak lain yang mencoba memperkeruh suasana.
Ia pun mempersilakan jika ada pihak yang ingin melakukan pemeriksaan secara resmi untuk membuktikan kebenaran penggunaan anggaran tersebut. “Kalau mau diaudit, audit saja. Nggak usah ribut sana-sini,” tegasnya.***













