LOMBOK TIMUR | FMI – Badan Gizi Nasional (BGN) menyetop sementara operasional enam dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur. Hingga Jumat (24/4/2026), baru dua dapur yang telah beroperasi kembali.
Kepala Koordinator Kecamatan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Kapokcam SPPG) Jerowaru, Andri Sahria, membenarkan data tersebut.
“Dari 6 dapur yang disuspend, baru 2 dapur yang kembali running, yakni Dapur Sukaraja 1 dan Dapur Sepapan,” kata Andri kepada wartawan, Jumat (24/4/2026).
Andri merinci empat SPPG yang masih disuspend, yakni SPPG Yayasan Sukma Lestari Serumbung, Desa Pemongkong, SPPG Yayasan Riyadhus Solihin, Desa Pare Mas, SPPG Yayasan Keluarga Damai Berkah, Desa Jerowaru dan SPPG Sukaraja 2.
Penyebab penghentian sementara karena SPPG belum memiliki Instalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL) sesuai standar dan/atau belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).
Di luar enam dapur yang disuspend, Andri menyebut ada empat dapur baru dalam tahap persiapan operasi. Lokasinya di Desa Pandan Wangi sebanyak dua unit, Desa Ekas Buana satu unit, dan Desa Sukaraja satu unit.
“Empat dapur ini dalam persiapan running. Pengawasan diperketat agar mitra benar-benar menjalankan SOP,” tegasnya.***













