LOMBOK TIMUR | FMI – Pemerintah Desa Paremas, Kecamatan Jerowaru, Kabupaten Lombok Timur resmi menerima 15 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Membangun Desa Universitas Hamzanwadi Tahun 2026. Serah terima digelar khidmat di aula desa, Senin 4 Mei 2026.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Syahrul Amar menyerahkan mahasiswa KKN kepada Kepala Desa Paremas Syamsudin. Program KKN ini diharapkan menjadi sarana mahasiswa mengembangkan kapasitas, kepekaan sosial, serta membantu pembangunan desa.
Ketua Panitia menyampaikan apresiasi kepada DPL Syahrul Amar atas dukungan pelaksanaan KKN. Ia juga berterima kasih kepada Pemdes Paremas atas sambutan hangat dan kekeluargaan.
DPL Syahrul Amar dalam arahannya menegaskan pembangunan desa merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya aparatur desa tetapi juga akademisi.
“Program KKN diharapkan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas diri, meningkatkan kepekaan sosial, serta mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Ia menekankan pentingnya peran aktif mahasiswa berinteraksi dengan masyarakat dan menjaga nama baik almamater.
Kepala Desa Paremas Syamsudin menyampaikan gambaran umum kondisi desa. Desa Paremas merupakan hasil pemekaran di Kecamatan Jerowaru dan saat ini terdiri dari tujuh dusun. Mayoritas masyarakat berprofesi sebagai nelayan dan pembudidaya lobster.
Ia juga membuka sesi perkenalan antara mahasiswa dan perangkat desa dalam suasana hangat. Syamsudin menegaskan pentingnya akhlak dalam kehidupan bermasyarakat.
“Akhlak merupakan hal utama yang harus dimiliki mahasiswa dalam menjalankan pengabdian di tengah masyarakat,” katanya.
Pemdes Paremas secara resmi menerima 15 mahasiswa KKN dengan harapan ada kontribusi nyata selama masa pengabdian. Kegiatan diakhiri doa bersama, ramah tamah, dan foto bersama sebagai simbol sinergi mahasiswa dan Pemdes Paremas.***













