LOMBOK TIMUR

Bantuan Revitalisasi Sekolah Diusulkan Lewat Dapodik, Dikbud Lotim: Kuota 2026 Belum Keluar

×

Bantuan Revitalisasi Sekolah Diusulkan Lewat Dapodik, Dikbud Lotim: Kuota 2026 Belum Keluar

Share this article

LOMBOK TIMUR | FMI – Seluruh pembangunan fisik program revitalisasi Sekolah di Kabupaten Lombo Timur telah rampung 100 persen. Total bantuan lebih dari Rp105 miliar menyasar 87 sekolah.

Demikian ditegaskan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti saat meresmikan program revitalisasi 10 satuan pendidikan di Kabupaten Lombok Timur, di halaman SMKN 1 Sikur baru-baru ini.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur Nurul Wathoni menegaskan, sejumlah sekolah yang menerima program bantuan revitalisasi merupakan program APBN tahun 2025, bukan 2026.

Ia menjelaskan, mekanisme pengusulan dilakukan sekolah melalui Dapodik dengan melengkapi dokumen sertifikat atas nama sekolah dan foto kondisi bangunan.

“Yang melakukan verifikasi adalah pihak Kementerian pusat dan perguruan tinggi yang ditunjuk, bukan ditentukan oleh kabupaten,” ujarnya, Selasa (19/05/2026)

Sekolah yang lolos, kata dia, akan dipanggil ke Kementerian Pendidikan di Jakarta untuk menandatangani PKS atau MoU dan dokumen lainnya. Anggaran bantuan langsung masuk ke rekening sekolah dan dikelola secara swakelola.

“Dinas Pendidikan dan Kebudayaan hanya melakukan monitoring dan evaluasi. Laporannya juga disampaikan ke kementerian melalui sistem,” jelasnya.

Khusus tahun 2026, ia menyebut ada sekitar 152 Sekolah Dasar (SD) di Lombok Timur yang mengalami kerusakan. Jumlah itu belum termasuk Sekolah Menenga Pertama (SMP), Taman Kanak-kanak (TK) dan sekolah swasta.

“Untuk tahun 2026 belum keluar kuotanya. Ada beberapa sekolah yang sudah dapat, tetapi melalui usulan Pokir DPR RI,” katanya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *