LOMBOK TIMUR | FMI – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sari Rasa Lenek terus disorot. Banyak pihak menyebut mitra dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) itu salah satu pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Lombok Timur.
Untuk memastikan, wartawan fokusmediaindonesia.id menghubungi Direktur Utama Perusahaan Daerah (PD) Agro Selaparang, H. Sabar.
Melalui pesan daring, Selasa (28/4/2026), H. Sabar mengakui dirinya merupakan mitra SPPG Sari Rasa Lenek yang disorot lantaran temuan ulat pada menu sayur untuk ibu hamil, menyusui, dan balita (B3) pada Sabtu (25/4/2026).
Dikonfirmasi soal dapur yang terus menuai kritik, H. Sabar menegaskan sorotan publik adalah bagian dari koreksi. “Itu bagian dari koreksi supaya dapur bisa lebih mawas dalam pengelolaannya,” ujar H. Sabar.
Sebelumnya, buntut temuan ulat di menu MBG untuk ibu menyusui, pihak SPPG Sari Rasa Lenek justru merespons dengan serangan sinis di media sosial.
Akuntan dapur, Muh. Muzairi, diduga melontarkan ejekan terbuka kepada wartawan yang mengangkat isu instalasi pengolahan air limbah (IPAL).
“Ada salah satu media bobrok yang coba angkat isu IPAL tanpa pernah lihat dapur. Sangat nyata dan lucu sekali, pingin minta uang rokok tapi caranya masih rendahan,” ujarnya sambil mengunggah foto IPAL yang diduga belum memenuhi standar Badan Gizi Nasional (BGN).
Respons itu memicu kemarahan wartawan Lombok Timur. Mereka menilai pernyataan tersebut sebagai penghinaan terbuka terhadap profesi jurnalistik.
“Ini bukan klarifikasi. Justru disebut sebagai penghinaan terbuka terhadap jurnalis. Dalam waktu dekat akan melayangkan somasi,” kata salah satu wartawan.***













