LOMBOK TIMUR | FMI – Momen halal bihalal Idul Adha di Kabupaten Lombok Timur menjadi sorotan setelah memperlihatkan keakraban antara Bupati dan Wakil Bupati di hadapan jajaran pemerintah daerah.
Suasana sederhana namun penuh kekeluargaan itu dinilai mencerminkan hubungan kepemimpinan yang harmonis dan dewasa. Ketua Barisan Pemuda Nusantara (BAPERA) Lombok Timur Saparwadi mengapresiasi sikap Bupati yang menyambut Wakil Bupati dengan penuh hormat.
“Hal seperti ini penting dilihat masyarakat. Kehangatan dan kebersamaan pimpinan daerah menunjukkan pemerintahan dibangun dengan rasa saling menghargai. Itu jadi energi positif bagi masyarakat,” ujar Saparwadi, Kamis (28/05/2026)
Ia juga menyoroti peran Sekretaris Daerah yang hadir dengan sikap profesional dan siap mendukung jalannya pemerintahan. Menurutnya, kehadiran Sekda mencerminkan pemahaman birokrasi yang matang terhadap fungsi pelayanan dan stabilitas pemerintahan.
“Sekda menunjukkan sikap profesional. Beliau memahami posisinya sebagai penguat jalannya pemerintahan dan pelayan administrasi daerah. Kehadiran seperti itu penting menjaga keharmonisan antara kepemimpinan politik dan birokrasi,” katanya.
Saparwadi menilai halal bihalal Idul Adha bukan sekadar seremoni silaturahmi, melainkan simbol persatuan dan kekompakan pemimpin daerah dalam menjaga arah pembangunan Lombok Timur.
Ia berharap masyarakat melihat contoh kepemimpinan yang kuat dalam kebijakan sekaligus mampu menunjukkan etika dan kebersamaan di ruang publik.
“Ketika pemimpin bisa menunjukkan ketulusan, saling menghormati, dan birokrasi berjalan profesional, maka masyarakat akan semakin percaya daerah ini dipimpin dengan hati dan tanggung jawab,” tutupnya.***













