LOMBOK TIMUR | FMI – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur Juaini Taofik, menutup kegiatan Training Centre (TC) MTQ XXXI Tingkat Provinsi NTB Tahun 2026 yang berlangsung di Tetebatu, Senin, 25 Mei 2026.
Dalam arahannya, Sekda menyampaikan apresiasi atas kesungguhan dan kerja keras fungsionaris LPTQ, para pembina, serta pelatih. Sinergi tersebut dinilai berhasil mendongkrak semangat dan kesiapan para generasi Qurani Lombok Timur.
Sekda juga mengingatkan bahwa sebagai bangsa yang berlandaskan Pancasila, khususnya sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, pemerintah memiliki komitmen kuat dalam mensyiarkan Alquran, salah satunya melalui pembentukan LPTQ.
“Setiap tahun, partisipasi kita dalam MTQ bukan sekadar untuk berlomba, melainkan sebagai momentum yang diberikan negara untuk terus meningkatkan kualitas bacaan, pemahaman, dan pengamalan Alquran di tengah tantangan global,” ujar Sekda.
Lebih lanjut, Sekda menekankan bahwa di bawah kepemimpinan pemerintahan saat ini yang mengusung visi Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan (SMART), capaian pada MTQ ke-31 harus jauh lebih baik daripada pelaksanaan MTQ sebelumnya.
Merujuk laporan Ketua Harian LPTQ, kesiapan kafilah saat ini menunjukkan grafik yang sangat positif. Sekda menegaskan bahwa optimisme tersebut bukan hasil kerja perorangan, melainkan buah dari kerja sama dan kolaborasi seluruh pihak. Ia pun mengingatkan para kafilah agar senantiasa menjaga stamina untuk mendukung performa nantinya.
Sekda juga menegaskan komitmen Pemda dengan anggaran yang mengalami peningkatan kendati secara umum Pemda tengah melakukan efisiensi. Ia menyebut komitmen Pemda sangat jelas, yakni memberikan bonus terbaik bagi para juara.
Sekda mengingatkan agar keunggulan Lombok Timur sebagai kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar serta gudang talenta Qurani, yang bahkan sering diambil oleh daerah lain, dijadikan pemacu semangat. Ia menegaskan, indikator latihan yang baik di atas kertas belum menjamin posisi final jika tidak dibarengi dengan mental bertanding yang konsisten.
Selain menjaga hati, akhlak, dan kondusivitas, Sekda juga meminta seluruh kafilah menjaga kekompakan demi membawa nama baik daerah. Ia mengajak untuk senantiasa menjaga pikiran positif, termasuk bersangka baik atau husnuzan.
Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Ustad Sumayadi dalam laporannya menyampaikan bahwa pasca pelaksanaan MTQ Tingkat Kabupaten di Aikmel, telah dilaksanakan TC mandiri secara daring atau TC mobile selama tiga bulan, dan dilanjutkan dengan TC di Keruak sebagai wadah evaluasi. Ia optimistis hasil akan lebih baik pada MTQ kali ini, terutama dengan fasilitasi yang semakin baik.
Kegiatan turut dihadiri pengurus LPTQ serta 53 peserta MTQ yang terdiri dari qari-qariah, hafiz-hafizah, dan penampil terbaik di berbagai cabang lomba. Cabang yang diikuti meliputi seni tilawah dan tartil Alquran, cerdas cermat, pidato, seni kaligrafi, hingga Karya Tulis Ilmiah Alquran (KTIQ).













