LOMBOK TIMUR

47 Relawan Dapur MBG Jerowaru 1 Terjamin BPJS Ketenagakerjaan

×

47 Relawan Dapur MBG Jerowaru 1 Terjamin BPJS Ketenagakerjaan

Share this article

LOMBOK TIMUR | FMI – Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jerowaru 1 membuktikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberi dampak ganda. Selain memenuhi kebutuhan gizi siswa, dapur ini juga menggerakkan ekonomi warga lewat penyerapan tenaga kerja lokal.

Dari 47 relawan yang bekerja di dapur, 80 persen di antaranya berasal dari warga Desa Jerowaru. Sisanya 20 persen direkrut dari luar wilayah Jerowaru.

“Kita menyerap 47 relawan yang di antaranya 80 persen warga sekitar Jerowaru, 20 persen lagi dari luar Jerowaru. Ini bentuk komitmen kami agar manfaat MBG dirasakan langsung oleh masyarakat setempat,” kata Kepala Dapur SPPG Jerowaru 1, Lalu Febrian Siswandi Aji, Rabu (3/6/2026).

Komitmen SPPG Jerowaru 1 tidak berhenti pada penyerapan tenaga kerja. Hak pekerja juga dipastikan terpenuhi. Seluruh relawan sudah didaftarkan sebagai peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.

“Perlindungan pekerja penting. Semua relawan sudah kami daftarkan BPJS Ketenagakerjaan supaya kalau ada risiko kerja, mereka tetap terlindungi,” ujarnya.

Dengan jaminan BPJS Ketenagakerjaan, kata dia, para relawan mendapat perlindungan kecelakaan kerja. Langkah ini membuat warga lebih tenang saat bekerja di dapur.

Dengan 80 persen tenaga dari warga lokal, SPPG Jerowaru 1 memastikan anggaran yang dialokasikan untuk operasional dapur berputar di lingkungan sekitar. Mulai dari juru masak, petugas cuci ompreng, hingga petugas distribusi makanan ke sekolah.

Pola ini sejalan dengan semangat MBG yang tidak hanya menyasar peningkatan gizi anak, tapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kehadiran dapur SPPG diharapkan mampu menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan daya beli warga.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *