LOMBOK TIMUR | FMI – Sejumlah ibu menyusui di Kecamatan Lenek, Lombok Timur, mengeluhkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima pada Sabtu (25/4/2026). Mereka menemukan sayur dalam kondisi diduga berulat.
Menu tersebut berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dikelola Sari Rasa Catering di Desa Lenek Daya, kecamatan Lenek.
Beberapa ibu menyusui mengaku kehilangan selera makan setelah melihat kondisi menu. “Masa ibu menyusui dikasih sayur yang ada ulatnya. Kami kecewa,” ujar salah seorang penerima manfaat.
Ibu lainnya mempertanyakan kualitas program. “Kami butuh makanan sehat. Kalau kualitasnya seperti ini, perlu dievaluasi,” katanya.
Selain soal menu, warga juga mengeluhkan dugaan pembuangan limbah dapur ke saluran irigasi. Mereka mempertanyakan kelayakan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di dapur tersebut.
Sekretaris Forum Komunikasi dan Kajian Masyarakat NTB (FKKM) Budi Sutono, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) mengevaluasi dapur SPPG Lenek.
“Temuan makanan yang diduga berulat untuk ibu menyusui harus jadi perhatian serius. Perlu investigasi menyeluruh oleh pengelola dan pengawas,” kata Budi
Ia juga mendesak pengawas program MBG di daerah turun langsung memeriksa standar keamanan pangan dan pengelolaan limbah di dapur tersebut.
Sesuai petunjuk teknis MBG, dapur SPPG wajib memenuhi standar keamanan pangan dan sanitasi.
Hingga berita ini diturunkan, pengelola Sari Rasa Catering, Kepala SPPG Lenek, dan pihak BGN belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga.***













